DALAM SEPIMU

Oleh : Mujibuddakwah, M. Pd, H., CHt


Perjuangan selalu memiliki sisi sunyi yang tak semua orang mampu pahami. Kadang ketika kita berjuang untuk kebaikan, orang-orang yang kita harapkan mendukung justru berjarak, bahkan menghilang. Pada saat itu, hati mudah merasa lemah. Namun sesungguhnya, itu bukan tanda kita ditinggalkan. Allah justru sedang menyiapkan kita agar tak bergantung pada banyak tangan manusia, tetapi belajar bersandar sepenuhnya kepada-Nya.

Dalam perjuangan, sepi adalah guru terbaik. Ia melatih kita untuk kuat berdiri tanpa banyak tepuk tangan, untuk terus melangkah meski tidak ada sorakan di belakang. Allah tahu bahwa jalan juang tak boleh ditopang oleh pengakuan, tetapi oleh keyakinan. Maka setiap kesepian yang kita rasa adalah latihan kesungguhan, agar langkah kita tetap teguh walau tidak disorot, dan hati tetap ikhlas walau tidak dipuji.

Ujian perjuangan sering kali menghadirkan rasa letih, seolah-olah kita sendirilah yang harus memikul semua beban. Namun yakinlah, di balik rasa lelah itu, Allah menumbuhkan daya tahan yang lebih besar. Seperti besi yang ditempa api agar semakin kokoh, begitu pula jiwa kita ditempa oleh rintangan dan sepi. Kita menjadi pribadi yang tahan banting, tidak rapuh oleh penolakan, dan tidak goyah oleh keterasingan.

Karena hakikatnya, perjuangan sejati bukan soal siapa yang bersama kita di jalan, melainkan siapa yang tetap hidup dalam hati kita saat jalan itu terasa lengang. Selama Allah yang menjadi tujuan, maka setiap langkah tidak pernah sia-sia. Setiap tetes keringat adalah saksi, setiap air mata adalah doa, dan setiap luka adalah bukti cinta kita kepada kebaikan.

Dan ketika kemenangan akhirnya datang, kita akan menyadari: sepi itu bukan kehampaan, melainkan ruang yang Allah siapkan untuk menempa keberanian. Sunyi itu bukan penelantaran, melainkan cara Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai satu-satunya penopang. Inilah keindahan sebuah perjuangan: ditempa oleh sepi, dipandu oleh doa, dan dikuatkan oleh Allah hingga langkah kita sampai pada tujuan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *