Kartasura – SMP Muhammadiyah 2 Kartasura kembali menggelar kegiatan Projek Penguatan Karakter dan Keterampilan melalui praktik pembuatan sabun cuci piring alami berbahan dasar jeruk nipis dan daun pandan. Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Karmila Dewi Santika, S.Pd; Ibu Maulida Dian Utami, S.Pd; dan Bapak M.Sufyan Nurdin, S.Pd serta diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan.
Kegiatan diawali dengan tahap perencanaan, di mana siswa mendapatkan materi mengenai bahan-bahan yang digunakan, fungsi masing-masing bahan, prosedur pembuatan, serta pentingnya produk ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Guru pembimbing juga menjelaskan konsep usaha sederhana dan peluang pengembangan produk rumah tangga yang memiliki nilai jual.
Setelah memahami teori dasar, siswa melaksanakan praktik pembuatan sabun cuci piring secara berkelompok. Dengan bimbingan guru, siswa mencampurkan bahan-bahan seperti texapon, jeruk nipis, ekstrak pandan, garam, pewarna dan air sesuai takaran yang telah ditentukan. Selama proses berlangsung, siswa belajar bekerja sama, melakukan pengukuran yang tepat, serta menjaga keselamatan kerja di lingkungan praktik.
Tahap berikutnya adalah pengemasan produk. Sabun yang telah jadi dimasukkan ke dalam botol kemasan yang telah disiapkan. Siswa memastikan setiap kemasan tertutup rapat dan memiliki tampilan yang menarik. Kegiatan ini melatih ketelitian dan tanggung jawab siswa dalam menghasilkan produk yang berkualitas.
Tidak hanya sampai pada proses produksi, siswa juga melakukan pelabelan produk dengan mendesain nama merek, logo, komposisi bahan, manfaat produk, serta identitas kelompok. Berbagai desain kreatif muncul dari setiap kelompok, menunjukkan kemampuan siswa dalam memadukan unsur sains, seni, dan pemasaran.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kartasura, Bapak Mujibbudakwah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual kepada siswa. Melalui projek ini, siswa tidak hanya memahami konsep campuran dan zat, tetapi juga belajar tentang kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta jiwa kewirausahaan yang bermanfaat untuk masa depan.
Melalui kegiatan pembuatan sabun cuci piring alami ini, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk menghasilkan karya yang inovatif, peduli terhadap lingkungan, dan mampu mengembangkan keterampilan hidup yang berguna di tengah masyarakat. Projek ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan, produktif, dan memberikan pengalaman nyata bagi siswa.






